Saat Anak Terlihat Bandel Padahal Sedang Belajar Mandiri

Saat Anak Terlihat Bandel Padahal Sedang Belajar Mandiri


Tidak sedikit orang tua merasa anaknya berubah menjadi lebih sulit diatur saat memasuki masa remaja. Arahan yang dulu mudah diikuti kini sering dijawab singkat, ditunda, atau bahkan ditolak. Dari luar, perilaku ini terlihat seperti membangkang. Namun ada kemungkinan lain yang sedang terjadi. Yang tampak sebagai penolakan bisa jadi merupakan upaya anak untuk mulai mengatur dirinya sendiri.


Dalam psikologi perkembangan dikenal konsep autonomy. Autonomy adalah dorongan untuk merasa memiliki kendali atas pilihan dan tindakan sendiri. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan ini semakin kuat. Remaja mulai belajar bahwa keputusan memiliki konsekuensi, dan ia ingin merasakan peran sebagai pengambil keputusan atas hidupnya. Proses ini merupakan bagian penting dari pertumbuhan menuju kedewasaan.


Ketika orang tua memberi arahan, remaja kadang merespons dengan sikap defensif atau jawaban yang terasa dingin. Respons ini tidak selalu berarti ia tidak peduli. Sering kali yang dirasakan adalah ruang kendalinya menyempit. Ia khawatir setiap langkahnya ditentukan orang lain, sehingga muncul dorongan untuk membuktikan bahwa ia mampu menentukan arah sendiri. Sikap yang terlihat keras kepala bisa saja merupakan bentuk pencarian batas antara arahan dan kemandirian.


Dari sudut pandang orang tua, perubahan ini bisa terasa seperti kehilangan kendali. Namun dari sudut pandang remaja, ini adalah latihan awal untuk berdiri sendiri. Ia sedang mencoba memahami sejauh mana ia bisa dipercaya, bagaimana mengambil keputusan, dan bagaimana bertanggung jawab atas pilihannya. Proses ini tidak selalu berjalan rapi, tetapi merupakan bagian alami dari perkembangan.


Memahami autonomy membantu kita melihat bahwa sebagian penolakan bukan semata soal sikap atau kurang hormat. Di dalamnya ada proses belajar menjadi pribadi yang mandiri. Ketika orang tua mampu memberi ruang yang terarah, bukan ruang tanpa batas, remaja dapat belajar mengelola kebebasannya dengan lebih bertanggung jawab. Dengan demikian, sikap yang semula terlihat sebagai perlawanan dapat dipahami sebagai langkah awal menuju kedewasaan.

Ingin menjadi versi terbaik dari dirimu?

Bergabunglah dengan komunitas kami dan dapatkan akses ke berbagai sumber daya yang akan membantumu mencapai tujuanmu.